KEUNGGULAN BISNIS UPULSA DENGAN BISNIS LAIN

Sistem yang telah dinanti semua orang, yang benar-benar dapat menghasilkan passive income yang melimpah hanya dengan sedikit bekerja saja. Perkenalkan BISNIS UPULSA. Bisnis dengan sistem tercanggih dan modern.

Berikut perbedaan bisnis UPULSA dengan bisnis jaringan yang lain

BISNIS UPULSA :
    1. Member dibantu mendapatkan downline. Bagi member yang passive pun masih berkesempatan mendapatkan komisi.
    2. Member juga dibantu untuk mencapai seimbang antara jaringan kiri dan kanan, Pengaturan letak sepenuhnya diatur oleh sistem. Anda tidak perlu susah-susah mengatur posisi member.
    3. Tidak perlu repot-repot mendaftarkan member, karena setiap ada yang mendaftar dari LINK Anda, maka otomatis akan ditempatkan ditempat terbaik di jaringan Anda agar terbentuk seimbang.
    4. Member tidak perlu bertatap muka dengan calon downlinenya, Karena dapat dikerjakan dimana saja dan kapan saja asalkan ada koneksi internet. Contoh: Anda di jakarta bisa mendapatkan downline di jayapura, walaupun tidak pernah bertemu.
    5. Tidak memerlukan voucher fisik yang harus bersusah payah mendapatkannya. Anda cukup membuka LINK URL member yang mengajak Anda, Lalu Anda mendaftar, mentransfer dana, konfirmasi, dan keanggotaan Anda telah aktif. Bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit.
    6. Komisi yang lebih besar dan transparan.

      BISNIS LAIN:
    1. Member yang tidak dapat bekerja atau telah bekerja tapi tidak berhasil akan 'MATI KUTU',jaringan tidak berkembang karena tidak mendapatkan downline.
    2. Antara downline dan upline tidak terjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Upline diatasnya biasanya hanya membantu meletakkan downline pada bagian tertentu saja (Tidak dibuat seimbang). Apabila member tidak bekerja maka tetap saja tidak mendapatkan komisi.
    3. Sangat repot dan ribet sekali karena harus mendaftarkan anggota satu persatu secara manual dan harus mengatur posisi secara manual pula. Terlalu melelahkan dan memakan waktu.
    4. Menghabiskan biaya dan waktu karena harus melakukan presentasi, seminar, dan berbagai jenis promosi lain yang kuno.
    5. Pendaftaran sangat repot, karena harus menghubungi upline untuk mendapatkan voucher aktivasi. Dan masih merepotkan upline karena harus pendaftaran dilakukan dimember area upline Anda.
    6. Komisi kecil dan terkesan tidak transparan.
Perbedaan diatas hanyalah beberapa saja, dan masih banyak lagi keunggulan-keunggulan bisnis upulsa
Anda berminat? segera DAFTAR DI SINI

Monday, August 25, 2014

TUJUH CARA MEMATIKAN ATAU MENYUBURKAN TEAM KERJA!

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - TUJUH CARA MEMATIKAN ATAU MENYUBURKAN TEAM KERJA! Salah satu kekhasan pemimpin yang baik, justru harus mengenal, kapan kita bisa mematikan ide kreatif seorang teman atau team kerjamu. Dengan mengenal caranya, engkau akan menemukan cara baru untuk menyuburkan ide kreatif dari anggota team kerjamu! Caranya mudah untuk mematikan ide anggota team kerjamu: Janganlah menatap matanya, tetapi lihatlah barang di sekitarnya, atau tunduk saja saat dia mengajak engkau bicara! Katakanlah padanya, "Siapa yang tanya, penting apa idemu buatku?" Tempatkanlah ide temanmu itu dengan cara "brainstorming": Emang idemu itu satu-satunya yang benar apa? Masih banyak ide bagus lainnya daripada idemu sendiri! Misalnya temanmu sedang menampilkan ide kreatifnya untuk menghias dekorasi manten. Dia membuat dekorasi manten yang bernuansa pegunungan lengkap dengan air terjunnya. Kalau engkau mau mematikan idenya, katakan saja, "Emang kamu sendiri apa yang punya ide seperti itu, aku pun punya, tapi aku nggak suka pamer seperti dirimu!" Ber-SMS-lah terus selama dia berbicara, dan cukup tanggapi dengan kata, "Oh iya, baguslah! Ehmm Begitu...?" Setiap kali dia berbicara tentang idenya, Anda tidak perlu tanya tentang idenya yang bagus dan kreatif, tapi ajukanlah terus ceritamu sendiri untuk menandingi idenya! Misalnya temanmu sedang punya ide untuk membuat gerakan penghijauan di tanah bukit yang tandus. Temanmu mengajukan usul untuk tanam pohon Jambu Mete. Kamu tidak perl....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

No comments:

Post a Comment